LOADING

Type to search

News

Dua Tim Mahasiswa Animasi UMN Juarai DigiCON6 Asia Tingkat Nasional

SerpongMania October 29, 2018
Share

Serpongku.com – Info Serpong – Dua grup mahasiswa Animasi Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menjuarai 20th DigiCON6 ASIA, kompetisi film pendek tahunan yang diadakan oleh Tokyo Broadcasting System (TBS), tingkat nasional.

DigiCON6-Asia UMN

Karya film animasi yang berjudul Keluarga Satu Setengah dan Life Of Death, sukses membawa mereka ke Jepang guna ditandingkan dengan karya-karya se-ASIA. Hal tersebut diberitahukan dalam DigiCON Asia Awards di Jakarta pada Sabtu (20/10).

Film animasi berjudul Keluarga Satu Setengah, karya Michaela Clarissa Levi, Robert Sunny dan Raffael Arkapraba Gumelar, menceritakan tentang seorang anak mempunyai nama Agung yang mengidap penyakit Obsessive Compulsive Disorder (OCD) dan Ibunya yang terpapar penyakit Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).

Melalui film animasi ini, Michaela, Robert dan Raffael hendak menumbuhkan rasa empati penonton untuk para penderita penyakit mental dengan cara menggambarkan perasaan semua penderita tersebut. Mereka sukses mengalahkan semua pembuat film animasi se-Indonesia dan mendapatkan 20th DigiCON6 Asia Regional Indonesia Silver Prize.

Robert Sunny menuturkan semua karya yang dilombakan memiliki karakteristik masing-masing. Namun karya timnya, Keluarga Satu Setengah, dapat dikatakan memiliki keunikan pada topik yang diusung yaitu penyakit mental.

“Kalau film animasi Keluarga Satu Setengah sendiri tersebut mungkin lebih pada topik yang diusung yaitu mental illness dan cara penggambaran situasi seorang penderita saat penyakitnya sedang kambuh (dalam masa episode),” kata Robert.

Karya selanjutnya ialah film animasi berjudul Life Of Death ciptaan Jason Kiantoro dan Bryan Arfiandy. Berkisah tentang kegiatan sehari-hari malaikat maut dalam mengerjakan pekerjaannya. Film yang mendapatkan penghargaan Next Generation dan Gold Award ini berpesan untuk penonton untuk memakai waktu semasa hidup dengan sebaik-baiknya.

Life of Death telah pernah masuk ke dalam nominasi film festival dan terpilih dalam sejumlah screening seperti Canadian Labour Film Festival 2018, Global University Film Awards 2018, Austin Film Festival 2018 dan masih banyak lagi.

Karya Keluarga Satu Setengah dan Life of Death beserta grup akan diantarkan ke Jepang guna kembali dilombakan melawan 11 negara Asia lainnya, yakni Kamboja, Cina, Hongkong, India, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Hal ini pastinya menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh kedua grup UMN.

Suasana festival dan pertemuan dengan sesama pembuat film dari sekian banyak negara Asia menjadi hal yang sangat dinantikan

Di samping itu, karya lain yang memenangkan penghargaan Japan Foundation, Jakarta Prize ialah film pendek berjudul Turut Berdukacita ciptaan Winner Wijaya, Christian Raditya, Antonius Willson, Cornelius Kurnia, Indra Susanto, Harris Tobing, dan Ando Loekito. film yang diusung dari cerita nyata ini mengisahkan seorang anak yang terus menceritakan kronologi kematian Ayahnya di pemakaman untuk semua tamu yang datang melayat hingga ia tidak bisa merasa sedih lagi.

Berdasarkan keterangan dari Winner, filmnya menyajikan kejadian yang tak asing dengan penonton. Penyampaian kisah yang simpel serta gerakan kamera dan musik yang tidak berlebihan menciptakan penonton nyaman dalam menonton film tersebut. Film ini pun terpilih dalam banyak screening seperti Sewon Screening di Yogyakarta, ReelOzInd! Festival di Australia dan Indonesia.

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *